Perubahan Sosial dan Budaya


Prakata :
Masyarakat memiliki sifat dinamis, tidak bisa tetap atau monoton, maka dari itu dalam masyarakat selalu terjadi perubahan. Perubahan disebabkan oleh sifat manusia yang selalu dan terus menerus berpikir untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Perubahan dalam masyarakat dibedakan menjadi perubahan sosial dan perubahan budaya. Perubahan dapat berupa perubahan positif (ke arah kemajuan, c/t: dulu masyarakat mengirim pesan lewat kantor pos, sekarang masyarakat mengirim pesan lewat <SMS>Short Message Service) dapat juga berupa perubahan negatif (ke arah kemunduran, c/t: masyarakat dulu mudah bergotong -royong, sekarang masyarakat sudah lebih terbiasa dengan sikap individualisme). Perubaan dapat berlangsung secara cepat dapat juga secara lambat dan terjadi berbagai kelompok masyarakat, dan dapat berdampak pada sekelompok kecil masyarakat juga dapat berdampak pada kelompok besar masyarakat dan meluas dalam masyarakat.

A. Perubahan Sosial:

        Perubahan sosial adalah perubahan yang berkaitan dengan aturan/tatanan, struktur, fungsi, badan-badan dan gaya hidup masyarakat yang diterima anggota masyarakat. Perubahan sosial dapat pula terjadi karena perubahan unsur dalam mempertahankan keseimbangan masyarakat, seperti perubahan unsur geografis, biologis dan ekonomis.
        Unsur-unsur sosial yang dapat berubah dalam masyarakat adalah:
1. Perubahan nilai, contohnya hal yang dulu dianggap tabuh sekarang sudah dianggap umum
2. Perubahan sikap, contohnya dulu tidak ada peraturan tentang narkoba, sekarang ada UU tentang narkoba
3. Perubahan sistem organisasi dan hubungan serta gaya hidup, contohnya dulu tidak ada organisasi petani, sekarang ada

1. Bentuk-bentuk perubahan Sosial:

a. Perubahan Evolusioner (Lambat)
          Perubahan Evolusioner adalah perubahan secara lambat dan memerlukan waktu lama. Perubahan Evolusioner terjadi karena upaya-upaya masyarakat untuk menyesuaikan diri dengan keadaan yang timbul sejalan dengan perkembangan masyarakat. Sebagai contoh, dulu masyarakat menempuh perjalanan dengan berjalan, lalu menggunakan sepeda, lalu menggunakan dokar, dan seterusnya, sampai sekarang ada motor, mobil, kapal, pesawat, dll
a. Perubahan Revolusioner (Cepat)
          Perubahan Revolusioner adalah perubahan sosial yang berlangsung secara cepat dalam kurun waktu yang singkat dan menyangkut fondasi-fondasi pokok kehidupan masyarakat. Perubahan Revolusioner iasanya diawali dengan pemberontakkan yang disebabkan rasa ketidak-puasan terhadap keadaan tertentu. Unsur-unsur yang dapat berubah meliputi sistem kekeluargaan, pemerintah, bentuk negara, sistem perekonomian dan ideologi suatu negara.
Hal yang memungkinkan terjadinya Revolusi:
a. Adanya keinginan masyarakat untuk segera terjadi perubahanb. Adanya orang yang mempeloporic. Adanya program dan arah gerakand. Adanya rumusa tujuan secara nyatae. Adanya momentum/waktu yang tepat

A. Perubahan yang Dikehendaki (Direncanakan)
            Perubahan yang Dikehendaki adalah perubahan yang telah direncanakan sebelumnya. c/t: program transmigrasi pemerintah.
B. Perubahan yang Tidak Dikehendaki (Tidak Direncanakan)
         Perubahan yang Tidak Dikehendaki adalah perubahan pokok-pokok sosial yang terjadi di luar pengawasan masyarakat dan dapat mengakibatkan akibat sosial yang tidak diinginkan masyarakat. c/t: perubahan perilaku dan gaya hidup masyarakat menjadi lebih modern.



B. Perubahan Budaya :

Perubahan Budaya adalah perubahan pada unsure-unsur budaya yang terjadi karena ketidaksesuaian unsure-unsur kebudayaan yang berbeda sehingga terjadi ketidakserasian fungsi bagi kehidupan.

1. Unsur-Unsur Budaya yang mengalami perubahan :
a. Pengetahuan
b. Kepercayaan
c. Kesenian
d. Mata Pencaharian
e. Teknologi
f. Filsafat
g. Norma
h. Adat Istiadat
i. Bentuk Organisasi Sosial
j. Aturan Organisasi Sosial

2. Beberapa kecenderungan perubahan kebudayaan dalam masyarakat :
a. Setiap kebudayaan cenderung bertahan
b. Setiap kebudayaan juga cenderung berubah karena kehidupan manusia juga berubah
c. Kebudayaan dalam masyarakat cenderung untuk melakukan perubahan dan perbaikan

3. Bentuk-Bentuk Perubahan Budaya:
a. Inovasi : Perubahan Budaya yang terjadi dalam waktu tidak lama
b. Difusi : Proses penyebaran unsure-unsur kebudayaan dari satu individu ke individu lainnya atau dari satu masyarakat ke masyarakat lainnya.
c. Akulturasi : Pertemuan dua kebudayaan atau lebih yang saling mempengaruhi sehingga terbentuk kebudayaan baru tapi tidak meninggalkan kebudayaan lama.
d. Asimilasi : Pertemuan dua kebudayaan atau lebih yang saling mempengaruhi sehingga terbentuk kebudayaan barudan kebudayaan lama tidak tampak. (hilang)
e. Sinkreatisme : Perubahan kebudayaan secara damai tanpa ada pertentangan karena kebudayaan yang bertemu sudah serasi.
f. Milenarisme : Perubahan Kebudayaan dalam masyarakat yang sudah dinantikan bersamaan dengan munculnya pemimpin baru yang dianggap bijaksana dan berwibawa

4. Proses Perubahan Sosial Budaya sebagai berikut :
a. Penyesuaian masyarakat terhadap perubahan
b. Saluran-Saluran Perubahan Sosial-Budaya yang umumnya melalui bidang pemerintahan, ekonomi, dan pendidikan
c. Pudarnya norma dan nilai dalam masyarakat karena adanya perubahan yang terjadi dalam masyarakat.
d. Adanya proses perubahan nilai dan norma yang baru untuk menyesuaikan diri dalam lembaga kemasyarakatan yang mengalami perubahan.

C. Faktor-Faktor Perubahan Sosial-Budaya

1. Faktor penyebab terjadinya perubahan Sosial-Budaya
a. Faktor-Faktor dari dalam masyarakat (Faktor Internal):
        -Perubahan Jumlah Penduduk : Bertambah atau berkurangnya jumlah penduduk.
        -Pertentangan dalam masyarakat (Konflik) : Pertentangan antar individu atau 
                                                                        kelompok dalam masyarakat
        -Pemberoontakan (Revolusi)
        -Penerimaan baru (Discovery) : dibedakan menjadi 2 yaitu :
                                                        -Discovery : Penemuan unsur kebudayaan baru
                                                        -Invention : Hasil penemuan tersebut diakui,
                                                                          diterima dan diterapkan oleh 
                                                                           masyarakat.

b. Faktor-Faktor dari Luar Masyarakat (Faktor External):
-Perubahan Lingkungan Alam
-Peperangan
-Pengaruh budaya masyarakat lain

2. Faktor-Faktor Pendorong terjadinya perubahan Sosial Budaya :
-Kontak dengan Kebudayaan Lain
-Sistem pendidikan Formal yang maju
-Sikap menghargai hasil karya seseorang dan keinginan unuk maju
-Sistem yang terbuka pada lapisan masyarakat
-Penduduk yang heterogen
-Orientasi ke masa depan
-Sikap toleransi

3. Faktor-Faktor Penghambat Perubahan Sosial-Budaya :
-Sikap masyarakat yang tradisional
-Kurangnyahubungan dengan masyarakat yang lain
-Adapun kepentingan-kepentingan yang telah tertanam kuat dalam masyarakat
-Perkembangan Ilmu Pengetahuan yang terlambat
-Adat atau kebiasaan
-Adanya rasa takut akan adanya kegoyahan integritas atau kesatuan budaya


Daftar pustaka:
Tim penyusun, 2010, Buku kegiatan siswa IPS, Jepara: Dita Kurnia

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

About

Mengenai Saya